Info Persib official website | Members area : Register | Sign in
zoviencc. Diberdayakan oleh Blogger.

About Me

Foto saya
cirebon, jawabarat, Indonesia

Categories

Pengikut

Persib Segera Kirim Surat Protes

Rabu, 12 Oktober 2011


INILAH.COM, Bandung - Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar segera menyampaikan surat protes jadwal pertandingan ke PSSI atau PT Liga Prima Indonesia, selaku penyelenggara kompetisi.
Nota protes sudah diterima Umuh dari Pelatih Drago Mamic. Kepada Umuh, Mamic mengungkapkan kekecewaan atas padatnya jadwal kompetisi. Maung Bandung yang harus dua kali berlaga dalam waktu kurang dari sepekan, melawan Semen Padang pada Sabtu (15/10/2011) dah Persipura Jayapura, Rabu (19/10/2011) nanti.

Menurut Umuh, keluhan jadwal yang disampaikan Mamic memang sangat mendasar karena pelatih asal Kroasia tersebut sangat peduli dengan kepentingan tim dan para pemainnya. Umuh juga sepakat bahwa Persib terlalu cepat menggelar laga. Sedangkan sebagian besar tim lain, baru menggelar laga usai SEA Games pada November mendatang.

"Pelatih (Mamic) sudah menyampaikan keluh kesahnya soal jadwal pertandingan. Dan saya lihat jadwal pertandingan yang harus dijalani Persib memang terlalu cepat, kita main dua kali sedangkan tim lainnya sama sekali belum bertanding," jelas Umuh saat dihubungi INILAH,COM, Rabu (12/10/2011).

Alasan yang dilontarkan Mamic lainnya, yakni Persib memiliki lima pemain yang baru menjalani laga berat bersama timna Indonesia melawan Qatar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan Jakarta, Selasa (11/10/2011) malam.

"Hari ini, Persib akan mengirimkan surat protes kepada PSSI. Isi dari surat itu yaitu permohonan agar pertandingan melawan Persipura diundur. Alasan utamanya karena kita punya lima pemain timnas. Seharusnya PSSI memberikan toleransi kepada tim yang banyak menyumbangkan pemainnya kepada negara," pungkasnya. [rry]

Harga tiket PERSIB vs Semen Padang

Selasa, 11 Oktober 2011

Tiket pertandingan PERSIB vs Semen Padang yang berlangsung hari Sabtu (15/10) di Stadion Si Jalak Harupat Bandung sudah bisa dipesan. Pemesanan bisa d$ilakukan di loket Stadion Siliwangi Bandung pada hari Kamis (13/10) dan Jumat (14/10). Khusus untuk member PERSIB Card dan member official website PERSIB, bisa dipesan langsung di Cafe PERSIB Jalan Sulanjana No. 17 Bandung mulai hari Rabu (12/10).

Harga Tiket:
VIP Rp. 100.000
Samping Utara/ Selatan Rp. 75.000
Timur Rp. 40.000
Utara/ Selatan Rp. 20.000

Darko Kembali Ke Persib?

Selasa, 31 Mei 2011

Persib Bandung
NET
Manajer Persib Umuh Muchtar (kiri) dan Daniel Darko Janackovic
http://www.persibholic.com/KABAR pergantian Direktur Utama PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB) Umuh Muchtar yang rencananya berlaku sejak 25 Mei silam memang belum jelas. Namun, muncul spekulasi lain terkait perubahan manajemen PT PBB tersebut.

Kabarnya, perombakan petinggi PT PBB tersebut juga akan dibarengi dengan kembalinya pelatih Daniel Darko Janackovic untuk menukangi skuad Maung Bandung. Pada Liga Super Indonesia (LSI) 2010/2011 ini, Darko gagal menjadi pelatih permanen setelah terjadi masalah internal di tim.

Kiprah pelatih asal Serbia ini memang menuai kontroversi. Sejak awal kedatangannya, Darko tidak harmonis dengan Manajer Persib Umuh Muchtar. Namun, sempat terjadi pertemuan dengan para petinggi PT PBB yang digagas Wakil Gubernur Jawa Barat Dede Yusuf sesaat sebelum tim mengikuti Inter Island Cup (IIC) 2010 di Palembang. Setelah itu, hubungan mencair.

Sebelumnya, kekesalan manajemen tim terjadi saat perekrutan yang dilakukan Darko banyak terjadi kegagalan. Bahkan, para pemain bintang rekomendasi manajemen seperti Zah Rahan Krangar, Aldo Baretto hingga Noh Alam Shah ditolak mentah-mentah.

Ironisnya, para pilar asing yang dibawa dari agen Jaime Rojas tidak ada satu pun yang berhasil. Bahkan, Abanda Herman sempat ditolak mentah-mentah dan kabur dari latihan karena perkataan Darko yang mempertanyakan asal muasal Abanda. Beruntung, pada putaran kedua ini, Abanda resmi berkostum Persib dan berhasil membuktikan kualitasnya.

Sebetulnya, Darko belum bisa dikatakan sebagai pelatih yang total gagal. Sebab, secara resmi, pelatih dengan lisensi A UEFA ini belum tampil di ajang LSI. Darko hanya bisa mengalahkan Persiba Balikpapan 3-1 dan kalah mengenaskan 6-0 dari Sriwijaya FC saat penyisihan IIC 2010 di Palembang.

Setelah itu, insiden Cirebon pun muncul. Saat sesi pemusatan latihan (TC) di Cirebon, terjadi kisruh Darko dengan pemain, yang diawali dengan kiper Markus Haris Maulana. Setelah itu, sebagian pemain merasa tidak bisa lagi menerima Darko sebagai pelatih. Buntutnya, Darko malah diganti asistennya sendiri, Jovo Cuckovic.

Darko kerap menegaskan, ia sudah dikontrak selama dua musim oleh manajemen Persib. Namun, Umuh sebagai Dirut PT PBB sekaligus Manajer Persib sama sekali belum menandatangani kontrak bagi Darko yang nilainya sangat fantastis untuk pelatih asing baru yang tidak jelas muasalnya, yakni Rp 1,5 miliar selama satu musim.

"Harusnya kan kalau ada kontrak, itu yang tanda tangan adalah Dirut. Tapi saya sama sekali tidak pernah ada kesepakatan dengan Darko. Makanya, saat Darko kita buang, statusnya bukan putus kontrak, tapi memang belum dikontrak. Kita hanya bayar honornya selama tiga bulan di Persib," beber Umuh kala itu.

Spekulasinya, Darko punya kesepakatan lain dengan para petinggi PT PBB yang berada di Jakarta. Sebab, Darko memang tidak main-main dengan pernyataannya yang sudah ada kontrak selama dua musim depan Persib, terhitung sejak musim ini. Itu artinya, masih ada sisa satu musim bagi Darko.

Jika pernyataan Darko ini benar, maka bisa saja Darko kembali ke Persib musim depan. Apalagi, dengan tidak adanya nama Umuh di jajaran petinggi PT PBB. Ditambah, asistennya Jovo Cuckovic masih saja berada di Kota Bandung dengan job desk yang tidak jelas, meski statusnya sebagai penasihat tim.

Apa reaksi para pemain terkait isu ini? Rupanya, banyak pemain yang tidak bisa menerima kembali kehadiran Darko setelah sikap arogannya serta pola pelatihan yang monoton. Secara bijak para pemain berharap tidak ada lagi masalah dalam persiapan tim. Termasuk, dengan rumor kembalinya Darko untuk menyelesaikan tugasnya yang memang belum dimulai. (Raka Zaipul)

INILAH.COM, Bandung - Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar meluapkan kekecewaannya setelah timnya gagal membawa pulang tiga poin di Balikpapan, Sabtu (28/5/2011).

Sabtu, 28 Mei 2011

Umuh Kecewa, Persib Kembali Dikerjai Wasit
Manajer Persib Umuh Muchtar

Dalam laga tandang tersebut, Persiba berhasil menjebol gawang Markus Horison dua kali.

Namun kekecewaan Umuh bukan pada penampilan anak asuhannya yang kalah 2-0 dari Persiba, melainkan kepada wasit yang dinilainya tak adil. Dari awal, kata Umuh, ia sudah merasakan firasat buruk akan menimpa Eka Ramdani dan kawan-kawan. Namun Umuh tetap berusaha memberikan motivasi kepada pemainnya.

"Semua lihat seperti itu, kalah atau menang tidak jadi masalah. Kita gak mau menyalahkan wasit, tapi penonton lihat apa yang sebenarnya terjadi pada kita. Beberapa kali offside, tapi ada beberapa yang lengah dari wasit. Dari awal saya sudah berfirasat, ada gelagat tidak baik, kita pasti tidak akan menang," kata Umuh usai pertandingan.

Gol pertama Persiba yang lahir dari kaki Khairul Amri, lanjut Umuh, jelas-jelas dalam posisi offside. Bahkan jarak Amri sebelum menerima umpan lambung, lima meter berada di belakang pemain Persib. Tapi Wasit seakan menutup mata dengan fakta itu.

"Anak-anak sempat terpancing emosinya oleh gol itu, dan mereka tidak mau melanjutkan pertandingan, bahkan mereka sempat duduk. Tapi saya bilang main saja jangan sampai terpancing, jangan sampai mogok main itu tidak baik. Biarkan saja masyarakat yang menilai dan melihat," terang umuh.

Lebih lanjut Umuh pun mengatakan, Selama wasit di Indonesia ini tidak jujur, persepakbolaan tanah air bakal sulit maju. Umuh pun berharap siapapun yang nanti terpilih menjadi ketua PSSI, harus memperbaiki kinerja wasit.

"Saya mohon maaf kepada bobotoh atas kegagalan ini. Mudah-mudahan ke depan ada perubahan, dengan reformasi yang benar. Siapa pun pemimpinnya, kalau wasit tidak jujur selamanya sepakbola di Indonesia tidak akan maju," pungkas Umuh. [gin]

Persib Siap Jinakkan "Beruang Madu"

www.persib-bandung.or.id Persib Bandung mengincar kemenangan pertama atas Persiba Balikpapan di Stadion Persiba, Kompleks Pertamina Parikesit, Balikpapan, Sabtu (28/5) pukul 20.00 WITA atau 19.00 WIB. Dalam dua kunjungan sebelumnya ke Balikpapan, Persib mencatat rekor sekali imbang dan sekali kalah.

Hanya saja, perjuangan Eka Ramdani dan kawan-kawan untuk menjinakkan tim "Beruang Madu" ini dipastikan tidak akan mudah. Selain tim tuan rumah dipastikan tidak akan rela dipermalukan lagi seperti pada pertemuan pertama di Stadion Siliwangi Bandung, Persib juga menghadapi kendala lapangan Stadion Persiba yang buruk.

Kurang mnguntungkannya kondisi lapangan tersebut disampaikan pelatih Daniel Roekito ketika dihubungi "GM", Jumat (27/5) petang. "Tadi pagi (kemarin, red), kita sudah melakukan uji lapangan. Di sini memang sudah tidak hujan selama empat hari. Akibatnya, kita harus bermain di lapangan yang sangat kering dan keras," kata Daniel.

Adsense Indonesia

Your comment about site