Info Persib official website | Members area : Register | Sign in
zoviencc. Diberdayakan oleh Blogger.

About Me

Foto saya
cirebon, jawabarat, Indonesia

Categories

Pengikut

Persib Segera Kirim Surat Protes

Rabu, 12 Oktober 2011


INILAH.COM, Bandung - Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar segera menyampaikan surat protes jadwal pertandingan ke PSSI atau PT Liga Prima Indonesia, selaku penyelenggara kompetisi.
Nota protes sudah diterima Umuh dari Pelatih Drago Mamic. Kepada Umuh, Mamic mengungkapkan kekecewaan atas padatnya jadwal kompetisi. Maung Bandung yang harus dua kali berlaga dalam waktu kurang dari sepekan, melawan Semen Padang pada Sabtu (15/10/2011) dah Persipura Jayapura, Rabu (19/10/2011) nanti.

Menurut Umuh, keluhan jadwal yang disampaikan Mamic memang sangat mendasar karena pelatih asal Kroasia tersebut sangat peduli dengan kepentingan tim dan para pemainnya. Umuh juga sepakat bahwa Persib terlalu cepat menggelar laga. Sedangkan sebagian besar tim lain, baru menggelar laga usai SEA Games pada November mendatang.

"Pelatih (Mamic) sudah menyampaikan keluh kesahnya soal jadwal pertandingan. Dan saya lihat jadwal pertandingan yang harus dijalani Persib memang terlalu cepat, kita main dua kali sedangkan tim lainnya sama sekali belum bertanding," jelas Umuh saat dihubungi INILAH,COM, Rabu (12/10/2011).

Alasan yang dilontarkan Mamic lainnya, yakni Persib memiliki lima pemain yang baru menjalani laga berat bersama timna Indonesia melawan Qatar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan Jakarta, Selasa (11/10/2011) malam.

"Hari ini, Persib akan mengirimkan surat protes kepada PSSI. Isi dari surat itu yaitu permohonan agar pertandingan melawan Persipura diundur. Alasan utamanya karena kita punya lima pemain timnas. Seharusnya PSSI memberikan toleransi kepada tim yang banyak menyumbangkan pemainnya kepada negara," pungkasnya. [rry]

Harga tiket PERSIB vs Semen Padang

Selasa, 11 Oktober 2011

Tiket pertandingan PERSIB vs Semen Padang yang berlangsung hari Sabtu (15/10) di Stadion Si Jalak Harupat Bandung sudah bisa dipesan. Pemesanan bisa d$ilakukan di loket Stadion Siliwangi Bandung pada hari Kamis (13/10) dan Jumat (14/10). Khusus untuk member PERSIB Card dan member official website PERSIB, bisa dipesan langsung di Cafe PERSIB Jalan Sulanjana No. 17 Bandung mulai hari Rabu (12/10).

Harga Tiket:
VIP Rp. 100.000
Samping Utara/ Selatan Rp. 75.000
Timur Rp. 40.000
Utara/ Selatan Rp. 20.000

Darko Kembali Ke Persib?

Selasa, 31 Mei 2011

Persib Bandung
NET
Manajer Persib Umuh Muchtar (kiri) dan Daniel Darko Janackovic
http://www.persibholic.com/KABAR pergantian Direktur Utama PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB) Umuh Muchtar yang rencananya berlaku sejak 25 Mei silam memang belum jelas. Namun, muncul spekulasi lain terkait perubahan manajemen PT PBB tersebut.

Kabarnya, perombakan petinggi PT PBB tersebut juga akan dibarengi dengan kembalinya pelatih Daniel Darko Janackovic untuk menukangi skuad Maung Bandung. Pada Liga Super Indonesia (LSI) 2010/2011 ini, Darko gagal menjadi pelatih permanen setelah terjadi masalah internal di tim.

Kiprah pelatih asal Serbia ini memang menuai kontroversi. Sejak awal kedatangannya, Darko tidak harmonis dengan Manajer Persib Umuh Muchtar. Namun, sempat terjadi pertemuan dengan para petinggi PT PBB yang digagas Wakil Gubernur Jawa Barat Dede Yusuf sesaat sebelum tim mengikuti Inter Island Cup (IIC) 2010 di Palembang. Setelah itu, hubungan mencair.

Sebelumnya, kekesalan manajemen tim terjadi saat perekrutan yang dilakukan Darko banyak terjadi kegagalan. Bahkan, para pemain bintang rekomendasi manajemen seperti Zah Rahan Krangar, Aldo Baretto hingga Noh Alam Shah ditolak mentah-mentah.

Ironisnya, para pilar asing yang dibawa dari agen Jaime Rojas tidak ada satu pun yang berhasil. Bahkan, Abanda Herman sempat ditolak mentah-mentah dan kabur dari latihan karena perkataan Darko yang mempertanyakan asal muasal Abanda. Beruntung, pada putaran kedua ini, Abanda resmi berkostum Persib dan berhasil membuktikan kualitasnya.

Sebetulnya, Darko belum bisa dikatakan sebagai pelatih yang total gagal. Sebab, secara resmi, pelatih dengan lisensi A UEFA ini belum tampil di ajang LSI. Darko hanya bisa mengalahkan Persiba Balikpapan 3-1 dan kalah mengenaskan 6-0 dari Sriwijaya FC saat penyisihan IIC 2010 di Palembang.

Setelah itu, insiden Cirebon pun muncul. Saat sesi pemusatan latihan (TC) di Cirebon, terjadi kisruh Darko dengan pemain, yang diawali dengan kiper Markus Haris Maulana. Setelah itu, sebagian pemain merasa tidak bisa lagi menerima Darko sebagai pelatih. Buntutnya, Darko malah diganti asistennya sendiri, Jovo Cuckovic.

Darko kerap menegaskan, ia sudah dikontrak selama dua musim oleh manajemen Persib. Namun, Umuh sebagai Dirut PT PBB sekaligus Manajer Persib sama sekali belum menandatangani kontrak bagi Darko yang nilainya sangat fantastis untuk pelatih asing baru yang tidak jelas muasalnya, yakni Rp 1,5 miliar selama satu musim.

"Harusnya kan kalau ada kontrak, itu yang tanda tangan adalah Dirut. Tapi saya sama sekali tidak pernah ada kesepakatan dengan Darko. Makanya, saat Darko kita buang, statusnya bukan putus kontrak, tapi memang belum dikontrak. Kita hanya bayar honornya selama tiga bulan di Persib," beber Umuh kala itu.

Spekulasinya, Darko punya kesepakatan lain dengan para petinggi PT PBB yang berada di Jakarta. Sebab, Darko memang tidak main-main dengan pernyataannya yang sudah ada kontrak selama dua musim depan Persib, terhitung sejak musim ini. Itu artinya, masih ada sisa satu musim bagi Darko.

Jika pernyataan Darko ini benar, maka bisa saja Darko kembali ke Persib musim depan. Apalagi, dengan tidak adanya nama Umuh di jajaran petinggi PT PBB. Ditambah, asistennya Jovo Cuckovic masih saja berada di Kota Bandung dengan job desk yang tidak jelas, meski statusnya sebagai penasihat tim.

Apa reaksi para pemain terkait isu ini? Rupanya, banyak pemain yang tidak bisa menerima kembali kehadiran Darko setelah sikap arogannya serta pola pelatihan yang monoton. Secara bijak para pemain berharap tidak ada lagi masalah dalam persiapan tim. Termasuk, dengan rumor kembalinya Darko untuk menyelesaikan tugasnya yang memang belum dimulai. (Raka Zaipul)

INILAH.COM, Bandung - Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar meluapkan kekecewaannya setelah timnya gagal membawa pulang tiga poin di Balikpapan, Sabtu (28/5/2011).

Sabtu, 28 Mei 2011

Umuh Kecewa, Persib Kembali Dikerjai Wasit
Manajer Persib Umuh Muchtar

Dalam laga tandang tersebut, Persiba berhasil menjebol gawang Markus Horison dua kali.

Namun kekecewaan Umuh bukan pada penampilan anak asuhannya yang kalah 2-0 dari Persiba, melainkan kepada wasit yang dinilainya tak adil. Dari awal, kata Umuh, ia sudah merasakan firasat buruk akan menimpa Eka Ramdani dan kawan-kawan. Namun Umuh tetap berusaha memberikan motivasi kepada pemainnya.

"Semua lihat seperti itu, kalah atau menang tidak jadi masalah. Kita gak mau menyalahkan wasit, tapi penonton lihat apa yang sebenarnya terjadi pada kita. Beberapa kali offside, tapi ada beberapa yang lengah dari wasit. Dari awal saya sudah berfirasat, ada gelagat tidak baik, kita pasti tidak akan menang," kata Umuh usai pertandingan.

Gol pertama Persiba yang lahir dari kaki Khairul Amri, lanjut Umuh, jelas-jelas dalam posisi offside. Bahkan jarak Amri sebelum menerima umpan lambung, lima meter berada di belakang pemain Persib. Tapi Wasit seakan menutup mata dengan fakta itu.

"Anak-anak sempat terpancing emosinya oleh gol itu, dan mereka tidak mau melanjutkan pertandingan, bahkan mereka sempat duduk. Tapi saya bilang main saja jangan sampai terpancing, jangan sampai mogok main itu tidak baik. Biarkan saja masyarakat yang menilai dan melihat," terang umuh.

Lebih lanjut Umuh pun mengatakan, Selama wasit di Indonesia ini tidak jujur, persepakbolaan tanah air bakal sulit maju. Umuh pun berharap siapapun yang nanti terpilih menjadi ketua PSSI, harus memperbaiki kinerja wasit.

"Saya mohon maaf kepada bobotoh atas kegagalan ini. Mudah-mudahan ke depan ada perubahan, dengan reformasi yang benar. Siapa pun pemimpinnya, kalau wasit tidak jujur selamanya sepakbola di Indonesia tidak akan maju," pungkas Umuh. [gin]

Persib Siap Jinakkan "Beruang Madu"

www.persib-bandung.or.id Persib Bandung mengincar kemenangan pertama atas Persiba Balikpapan di Stadion Persiba, Kompleks Pertamina Parikesit, Balikpapan, Sabtu (28/5) pukul 20.00 WITA atau 19.00 WIB. Dalam dua kunjungan sebelumnya ke Balikpapan, Persib mencatat rekor sekali imbang dan sekali kalah.

Hanya saja, perjuangan Eka Ramdani dan kawan-kawan untuk menjinakkan tim "Beruang Madu" ini dipastikan tidak akan mudah. Selain tim tuan rumah dipastikan tidak akan rela dipermalukan lagi seperti pada pertemuan pertama di Stadion Siliwangi Bandung, Persib juga menghadapi kendala lapangan Stadion Persiba yang buruk.

Kurang mnguntungkannya kondisi lapangan tersebut disampaikan pelatih Daniel Roekito ketika dihubungi "GM", Jumat (27/5) petang. "Tadi pagi (kemarin, red), kita sudah melakukan uji lapangan. Di sini memang sudah tidak hujan selama empat hari. Akibatnya, kita harus bermain di lapangan yang sangat kering dan keras," kata Daniel.

INILAH.COM, Bandung - Persib Bandung akan memboyong 18 pemain untuk meladeni permainan menyerang Persiba Balikpapan pada laga tandang terakhir Liga Super Indonesia (LSI) 2010/2011, Sabtu (28/5/2011).

Selasa, 24 Mei 2011

Ke-18 pemain yang diboyong, yakni dua kiper Markus Horison dan Cecep Supriatna, Wildansyah, Nova Arianto, Maman Abdurahman, Abanda Herman, Gilang Angga Kusuma, Siswanto, Isnan Ali, Atep, Eka Ramdani, Hariono, Miljan Radovic, Matsunaga Shohei, Hilton Moreira, Cristian Gonzales , Rahmat Afandi, dan Airlangga Sutjipto.

Rencanannya Kamis (25/5/2011) besok sekitar pukul 8.00 WIB, skuad Maung Bandung yang terdiri dari pemain, tim pelatih, manajemen dan ofisial tim akan berkumpul di Mes Persib di Jalan Ahmad Yani. Mereka akan berangkat bertolak menuju Bandara Soekarno Hatta Serang Banten, mengunakan pesawat Garuda ke Balikpapan pada pukul 13.45 WIB.

Pelatih Persib Daniel Roekito menegaskan, anak-anak asuhannya sudah siap merebut poin maksimal di Balikpapan. Bahkan Daniel mengaku cukup bingung karena seluruh pemainnya junior maupun senior sama-sama punya motivasi tinggi untuk menjalani laga melawan tim Beruang Madu.

"Besok kita berangkat pagi, saya senang semua pemain mulai menunjukan motivasi tinggi. Mudah-mudahan saja kita bisa merebut poin di sana. Saya juga hanya membawa 18 pemain yang dinilai paling siap," terang Daniel di Mes Persib, Rabu (25/5/2011).[den]

Pemain Harus Fokus

Minggu, 22 Mei 2011

http://www.persib-bandung.or.id Manajer Persib Bandung, H. Umuh Muchtar meminta para pemainnya tetap fokus pada laga melawan Persiba Balikpapan di Stadion Persiba, Kompleks Pertamina Parikesit Balipapan, Sabtu (28/5) mendatang. Umuh meminta agar para pemain tidak terganggu dengan peristiwa Kongres PSSI yang berakhir ricuh.

"Para pemain harus tetap konsentrasi untuk laga berikutnya. Kompetisi belum selesai. Masih ada tiga pertandingan lagi yang harus Persib jalani," ujar Umuh, Minggu (22/5).

Umuh mengaku belum sempat berbicara dengan para pemainnya. Namun pada latihan, Senin (23/5) ini, Umuh akan memberikan penjelasan kepada seluruh pemainnya menyangkut folemik yang terjadi di Kongres PSSI, beberapa waktu lalu.

"Saya akan berbicara kepada para pemain. Yang penting pemain harus tetap berlatih dan fokus agar bisa memperoleh poin di laga tandang nanti," ujarnya.

Ditegaskan Umuh, meski kongres berakhir kisruh, Persib akan berupaya agar kompetisi terus tetap berjalan hingga selesai. Liga Super Indonesia (LSI) tidak boleh berhenti hanya karena peristiwa kongres tersebut. "Ini bukan hanya untuk kepentingan Persib, tetapi juga untuk kepentingan sepak bola nasional," tegas Umuh yang juga anggota kelompok 78.

Seperti diberitakan sebelumnya, asisten pelatih Persib Bandung, Robby Darwis mengakui, konsentrasi para pemainnya menghadapi Persiba Balikpapan di Stadion Persiba Balikpapan, Sabtu (28/5), sedikit terganggu olek kisruh Kongres PSSI, Jumat (20/5) malam yang bisa berakibat jatuhnya hukuman FIFA terhadap Indonesia.

Indikasi tersebut tertangkap Robby ketika sesi latihan, Sabtu (21/5) pagi yang digelar di Soccer Coop Center Kiaracondong, Jln. Ibrahim Adjie akan dimulai, hampir seluruh pemain membicarakan kisruh yang terjadi di Kongres PSSI tersebut.

Penjaga gawang Persib Bandung, Markus Horison bahkan seperti kehilangan kata-kata ketika dimintai komentarnya soal kisruh Kongres PSSI. "Saya tidak tahu mau bilang apa. Tapi tentu saja saya sangat menyesalkan kejadian ini," kata suami artis Kiki Amalia ini.

Meski banyak orang mengatakan Indonesia hampir pasti terkena sanksi FIFA, Markus mengaku masih berharap hal itu tidak terjadi. "Ini 'kan belum final. Jadi, saya berharap tidak ada sanksi," katanya.

Harapkan Solusi yang Terbaik

Sabtu, 21 Mei 2011

http://www.persib-bandung.or.id Mengenai nasib pemain dan liga ke depannya, bek Persib Bandung Maman Abdurahman mengharapkan ada solusi yang baik. Ini karena banyak orang menggantungkan harapannya pada sepak bola. Tak hanya pemain, tapi juga orang banyak.

"Seandainya sampai berhenti, ya sudah berhenti. Tapi kami tidak mengharapkan seperti itu. Jangan sampai seperti itu," ucap Maman kepada wartawan.

Menurutnya, Indonesia punya potensi besar di sepak bola. Banyak pemain-pemain muda yang dinilainya bisa mengangkat prestasi sepak bola nasional. "Dan sepak bola juga menjadi sarana hiburan bagi masyarakat," tuturnya.

Dias Angga Putra berharap, pihak-pihak yang mengikuti kongres PSSI dan memiliki suara tak mementingkan egonya masing-masing. Karena jika terjadi sesuatu, yang terkena imbas adalah pemain.

"Mudah-mudahan mereka bisa menemukan keputusan yang terbaik. Dan jangan korbankan pemain," pintanya.

Dias menyayangkan jika sanksi benar-benar turun. Karena beberapa tim yang punya kesempatan untuk tampil di kompetisi sepak bola Asia harus melupakan mimpinya. "Kasihan yang sudah sungguh-sungguh. Mudah-mudahan tidak sampai terjadi," harapnya.

Lapang Jelek Ganggu Persiapan Persib Lawan Persiba

Rabu, 18 Mei 2011


INILAH.COM, Bandung - Asisten Pelatih Persib Robby Darwis mengakui timnya mengalami kendala karena berlatih di lapangan buruk, seperti yang dilakukan pagi ini di Stadion Persib, Jalan Ahmad Yani Kota Bandung.

Namun Robby mengaku hanya bisa pasrah menghadapi kondisi tersebut karena Persib memang sudah tidak punya alternatif lapangan lainnya yang lebih baik.
Pagi ini, Persib memang terpaksa menjalani latihan di Stadion Persib karena tidak ada lagi lapangan yang bisa digunakan Eka Ramdani cs. Stadion Siliwangi yang semula akan dipakai, mendadak tidak bisa digunakan dengan alasan tidak jelas.

"Soal Lapangan jelas masalah buat kami, tapi mau gimana lagi. Yang jelas, kita manfaatkan lapangan yang ada saja, karena program latihan pekan ini juga lebih tetuju pada peningkatan kondisi fisik. Jadi untuk saat ini, tidak terlalu masalah kita latihan di sini (Stadion Persib," jelas Robby kepada INILAH.COM di Mes Persib, Jalan Ahmad Yani Kota Bandung, Rabu (18/5/2011).

Hanya saja, kata Robby, persoalan ini akan menjadi kendala saat program pelatih Daniel Roekito memasuki tahap persiapan taktik dan straregi untuk menghadapi tuan rumah Persiba Balikpapan, Sabtu (28/5/2011) mendatang.

"Ya, kalau untuk latihan taktik dan strategi, tentu saja akan menjadi masalah, kalau kita tetap berlatih di lapangan ini. Sebab, bagian tengah lapangan tergenang air sehingga hanya bisa memaksimalkan bagian pinggir lapangan," papar Robby.

Sekalipun lapangan yang akan digunakan Persib saat dijamu Persiba, yaitu Stadion Persiba Balikpapan kondisinya tidak bagus, menurut Robby, adaptasi tersebut cukup dilakukan sesekali. Sedangkan untuk berlatih dengan baik, tentu harus menggunakan lapangan yang lebih baik.

"Lapangan di Balikpapan memang jelek, tapi tetap saja kita tidak melulu harus berlatih dengan kondisi lapangan jelek. Karena kalau terus dengan kondisi lapangan seperti itu sulit unutk menerapkan latihan strategi," terangnya.[den]

Musim Depan Persib Masih Butuh Bek Tangguh


INILAH.COM, Bandung - Mantan pemain Persib Nandang Kurnaedi menilai Persib masih membutuhkan bek tangguh. Meski begitu, kata Nandang, Persib tak perlu lagi membeli pemain baru namun memanfaatkan skuad muda potensial.

Nandang mengatakan, pemain belakang Persib Nova Arianto pernah memiliki track record yang buruk di pertengahan musim dengan keinginannya pindah ke Liga Primer Indonesia (LPI). Selain itu, pemain yang dijuluki ‘Suster Ngesot’ ini sering membuat blunder.

“Persib membutuhkan bek yang lebih tangguh dari Nova,” ujar Nandang saat dihubungi INILAH.COM, Rabu (18/5/2011).

Menurut Nandang, pemain-pemain muda Persib layak masuk tim inti. Hanya saja, lanjutnya, mereka harus sering dipoles agar menjadi pemain yang disegani tim lawan.

“Pemain muda seperti Wildansyah dan M Agung Pribadi dapat diproyeksikan untuk menjadi andalan Persib di lini belakang,” tutur Nandang.

Lebih lanjut Nandang juga menyoroti performa kiper utama Persib Markus Horison. Menurut Nandang, Markus sering membuat blunder sehingga Persib perlu mendatangkan kiper baru pada musim kompetisi mendatang.

Mantan rekan Robby Darwis dil ini belakang Persib ini juga menyoroti peran gelandang Hilton Moreira. Nandang menuturkan pemain tengah asal Brasil ini akan mampu untuk menjadi pelapis Matsunaga Shohei. Hanya, lanjut Nandang, Hilton dikenal pemain yang temperamental. “Mental Hilton harus diperbaiki karena dia emosional,” imbuhnya.

Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar menyatakan bakal mendatangkan tiga atau empat pemain baru untuk menambah daya gedor skuad Maung Bandung guna persiapan menghadapi kompetisi Liga Super Indonesia (LSI) musim 2011-2012 mendatang. Umuh juga berjanji bakal memenuhi harapan bobotoh untuk merekrut seorang penyerang yang tajam. [gin]

Pemain Baru Persib Harus Sesuai Kebutuhan


INILAH.COM, Bandung - Rencana Persib untuk mendatangkan sejumlah pemain baru untuk memperkuat tim pada Liga Super Indonesia (LSI) musim 2011/2012 diharapkan bisa disesuaikan dengan kebutuhan di tiap lini.

Menurut mantan pemain Persib Nandang Kurnaedi, rencana perekrutan pemain tersebut harus memikirkan kebutuhan yang harus dipenuhi Persib di tiap lini sehingga pembelian pemain tidak mubazir.

“Selain itu, karakter pemain juga harus jelas. Sayang jika pemain mahal tapi tidak dimanfaatkan,” ujar Nandang saat dihubungi INILAH.COM, Rabu (18/5/2011).

Sebelumnya, Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar menyatakan akan mendatangkan tiga atau empat pemain baru untuk menambah daya gedor skuad Maung Bandung guna persiapan menghadapi kompetisi musim depan.

Nandang memberi catatan, agar penambahan pemain tersebut tidak menyebabkan penumpukan pemain di sektor tertentu sehingga akhirnya pemain justru tidak bisa diturunkan. Ia menyoroti beberapa lini yang dinilai masih memiliki kekurangan.

“Sektor belakang masih kurang. Karena jika melihat statistik permainan, kita masih banyak kebobolannya daripada memasukan,” tandas Nandang.[den]

Inilah Alasan Persib Butuh Pengganti Gonzales


INILAH.COM, Bandung - Memasuki musim ketiganya di Persib Bandung, penampilan striker Timnas Indonesia Cristian Gonzales dinilai telah menurun hingga tidak bisa memberikan kontribusi maksimal bagi Maung Bandung.

Karena itu, banyak pihak yang menilai pemain berjuluk 'El Loco' tersebut tidak layak dipertahankan untuk kompetisi Liga Super Indonesia (LSI) 2011/2011.

Mantan pemain Persib Bandung Nandang Kurnaedi mengatakan, saat masih memperkuat Persik Kediri, Gonzales memang memiliki performa yang baik hingga menyabet tiga kali gelar top scorer LSI.
Namun saat bergabung dengan Persib pada pertengahan LSI perdana musim 2008/2009, penampilan pemain bernomor punggung 99 tersebut telah menurun. Pada musim 2010/2011 ini, pemain asal Uruguay tersebut baru mampu menyarangkan enam gol, jauh dibanding musim lalu sebanyak 13 gol.
“Usia juga menjadi salah satu faktor yang memengaruhi,” tutur Nandang saat dihubungi INILAH.COM, Rabu (18/5/2011).

Selain faktor usia dan kebugaran, salah satu hal utama yang membuat kontrak pemain naturalisasi itu tak perlu diperpanjang pada musim depan karena tipe permainannya. “Gonzales bukan penyerang bertipe destroyer(penghancur), tapi ia adalah seorang striker yang stylish,” terang Nandang.

Gonzales bukan tipe striker yang mampu mengobrak-abrik pertahanan lawan, tetapi cenderung menunggu untuk menerima bola dari pemain lain. Sedangkan Persib membutuhkan pemain yang lebih ngotot.

Sebelumnya bobotoh juga menilai permainan Gonzales telah diketahui oleh lawan dan sudah tidak mampu mencetak banyak gol bagi tim. Sedangkan mantan Pelatih Persib Jaya Hartono juga pernah menyebutkan bahwa performa Gonzales sudah mengalami penurunan. Menurut Pelatih Persik Kediri tersebut, selain faktor usia, Gonzales perlu penekanan khusus saat latihan.[den]

Persib Butuh Penyerang Baru Gantikan Gonzales


INILAH.COM, Bandung - Lini depan Persib Bandung dinilai perlu penyegaran karena permainan para striker Maung Bandung telah terbaca sehingga sulit menjebol gawang lawan.
Mantan pemain Persib di era 1990-an Nandang Kurnaedi menuturkan, pada musim 2011/2012 nanti, Persib membutuhkan seorang penyerang yang lebih ngotot untuk mengobrak-abrik pertahanan lawan.
Nandang menilai striker Timnas Indonesia Cristian Gonzales tidak lagi pantas mengenakan kostum biru-biru kebanggaan Persib pada musim depan. Pasalnya, kemampuannya tidak lagi sesuai dengan kebutuhan Persib saat ini.

“Gonzales harus dilepas karena permainannya stylish, dan harus ada pemain pendamping yang lebih baik karena karakter permainan penyerang kita sudah diketahui lawan,” terang Nandang Kurneadi saat dihubungi INILAH.COM,Rabu (18/5/2011).

Menurutnya, striker baru Persib yang akan datang harus bisa menambah daya gedor karena selama ini kebanyakan dari gol Persib justru dihasilkan dari lini tengah bahkan pemain belakang seperti Abanda Herman.

Sedangkan untuk pemain asal Jepang Matsunaga Shohei, menurutnya, lebih tepat bermain sebagai second striker atau sayap. Sementara untuk striker murni bisa dicari lagi pemain yang lebih tepat. “Kita butuh pemain depan mumpuni yang bisa membawa nilai bagi tim,” imbuhnya.[den]

Miljan tak Masalahkan Berlatih di Lapangan Jelek


INILAH.COM, Bandung - Playmaker Persib Bandung Miljan Radovic mengaku tidak pernah bermain dengan kondisi lapangan jelek, seperti dilakukannya pada latihan pagi di Stadion Persib, Jalan Ahmad Yani Bandung, Rabu (18/5/2011).

Karena tidak ada lapangan, akhirnya Persib memilih berlatih dengan kondisi lapangan yang bagian tengahnya tergenang air. Meski begitu pemain asal Montenegro itu tidak mempermasalahkan.

Ia tetap berusaha beradaptasi. Sebab pada laga tandang terakhir nanti, Maung Bandung akan bertandang ke markas Persiba Balikpapan yang memiliki lapangan kurang bagus dan cenderung becek.

"Saya memang belum pernah bermain atau latihan dengan kondisi lapangan seperti ini. Tapi saya tetap harus beradaptasi karena pelatih bilang lapangan di sana (Persiba) jelek, tidak jauh seperti ini," jelas Radovic usai latihan di Stadion Persib, Jalan Ahmad Yani Kota Bandung, Rabu (18/5/2011).

Pemain bernomor punggung 58 ini akan berusaha menampilkan permainan terbaiknya, meski kondisi lapangan di Kompleks Pertamina Parikesit Balikpapan, tidak bagus. Namun, Miljan tetap akan bermain bahkan jika ada kesempatan ia ingin mencetak gol kemanangan Maung Bandung.

"Saya tetap akan bermain baik, meskipun saya tahu lapangan di sana kurang bagus. Tapi kita masih punya banyak waktu untuk persiapan, sehingga saya bisa beradaptasi dengan lapangan seperti itu," pungkas mantan pemain Timnas Montenegro ini.[den]

Robby Sayangkan 2 Gol Pra PON NTB ke Gawang Persib

Senin, 16 Mei 2011


INILAH.COM, Jakarta - Asisten pelatih Persib Robby Darwis betul-betul tidak menyangka tim sekelas Persib bisa dibobol dua kali oleh tim Pra PON NUsa Tenggara Barat (NTB). Seharusnya, kata Robby, gol itu tidak perlu terjadi dan Persib bisa menang 5-0, bukan 3-2.

Ya, skor tipis 3-2 yang dipetik Maung Bandung dari tim Pra PON NTB memang menghadirkan kekecewaan bukan hanya dari hati pelatih kepala Daniel Roekito saja. Robby pun merasa kecewa. Pasalnya lawan Persib itu levelnya jauh berada di bawah.

Robby betul-betul tidak menyangka, penampilan timnya, terutama di babak pertama, jauh dari harapan dan keinginannya. Lini belakang dinilai Robby terlampau sangat rapuh.

"Tentu saja saya sangat kaget dengan dua gol itu, kok bisa kita dibobol dua kali. Banyak sekali kesalahan yang dibuat pemain. Lini belakang rapuh sekali. Tidak ada koordinasi. Dua gol lawan itu, murni kesalahan mereka," kata Robby saat berbicang dengan INILAH.COM, setibanya di Bandara Internasional Soekarno-Hatta Tangerang, Banten, Senin (16/5/2011).

Lebih lanjut Robby mengatakan, pelatih Daniel Roekito memang sempat memberikan kebebasan pada pemain. Bahkan memintanya santai dan jangan tegang. Tapi, kata Robby, jangan sampai menganggap enteng lawannya dan tetap mewaspadai motivasi mereka.

"Ya, kesan anggap enteng memang sangat terlihat. Mereka merasa yakin bisa mengalahkan tim Pra PON NTB. Tapi mereka lupa kalau melawan dengan pemain muda pasti akan punya motivasi lebih tinggi, apalagi lawannya tim besar," ucap lengenda Maung Bandung ini.

Seharusnya kata Robby, bermain dengan tim sekelas apapun, Eka Ramdani dan kawan-kawan tidak boleh sampai menganggap enteng lawan. "Kesan-kesan seperti itu saya harap tidak perlu terjadi lagi, sebab yang dibawa adalah nama besar Persib. Meskipun kedatangan Persib ke Mataram hanya sekadar refreshing, tetapi pemain tetap jangan sampai melupakan tanggung jawab," ketus Robby. [gin]

Pemain Terbaik Persib Kikuk Tanding Lawan NTB


INILAH.COM, Jakarta - Pemain terbaik Persib Liga Super Idonesia U-21 2010, Munadi, merasa kikuk saat diturunkan pelatih Daniel Roekito pada laga melawan tim Pra PON NTB di Stadion GOR 17 Desember Cakranegara Mataram, Minggu (15/5/2011).

Ya, Munadi merasa kikuk lantaran baru merumput kembali meski bukan dalam pertandingan resmi. Ia juga mengaku belum bisa tampil maksimal karena cedera engkel kaki kanan yang lama dideritanya ternyata masih sedikit terasa nyeri.

"Cedera saya memang belum sembuh total, tapi saya ingin main. Jadi kemarin (Minggu 15 April 2011), saya sedikit memaksakan bermain. Ternyata masih kerasa sakit seperti digigit semut," kata Munadi kepada INILAH.COM,setibanya di Bandara Internasional Soekarno-Hatta Tangerang, Banten, Senin (16/5) siang.

Pemain bernomor punggung 16 ini mengakui saat tampil menempati lini tengah Persib bersama Eka Ramdani, Miljan Radovic, Isnan Ali dan Rendy Saputra, ia belum bisa tampil maksimal dan cederung bermain lebih berhati-hati takut cederanya terkena benturan pemain lawan.

"Ya, saat bermain kemarin saya memang sangat berhati-hati, takut kena benturan pemain lawan. Untuk musim ini saya pasrah saja, dan memilih untuk fokus menyembuhkan cedera. Saya ingin musim depan cedera ini sembuh 100% dan bisa maksimal bermain untuk Persib, jika saya masih dipercaya di sini," tuturnya. [gin]

Pulang dari NTB, Pemain Persib Kompak Pasang Tato


INILAH.COM, Mataram - Empat hari berlibur di Mataram Nusa Tenggara Barat (NTB), sebagian pemain Persib kompak memasang tato di anggota tubuhnya. Mereka sengaja mengundang tukang tato ke kamar Hotel Jayakarta tempat para pemain Persib menginap.

Ya, pada malam terakhir menjelang kepulangan ke Bandung, sejumlah pemain dan ofisial Persib beramai-ramai memasang tato tidak permanen (temporary tatto). Karena itu, para pemain seperti Cecep Supriyatna, Nova Arianto, Atep, Gilang Angga, Airlangga, Matsunaga Shohei, oficial bahkan dokter tim Persib, Rafi Ghani pulang dengan hiasan tato di salah satu bagian tubuhnya.

Cecep memasang tato bergambar kalajengking di lehernya, sedangkan Atep, Matsunaga dan Airlangga di lengan kanannya dengan tulisan huruf kanji (Jepang). Stoper Nova Arianto memasang tato bergambar salib di punggungnya, dan dokter Rafi di lengan bagian atasnya.

"Ini iseng saja, keren kan. Kapan lagi kita bisa bergaya dengan tato," kelakar cecep kepada INILAH.COM, setibanya di Bandara Soekarno Hatta Jakarta setelah menempuh perjalanan 1.5 jam dari Bandara Selaparang Mataram Nusa Tenggra Barat, Senin (16/5/2011).

Sementara Atep tersenyum saat ditanya arti dari tato yang ditulis di lengannya itu. Ia mengaku tulisan itu dibuat Matsunaga di lengannya. "Gak tahu, tanya saja Matsunaga apa arti tatto ini, atau tanya ibunya saja," canda pemain bernomor punggung 7 itu. [gin]

Daniel Akui Persib Anggap Remeh Tim Pra PON NTB


INILAH.COM, Bandung - Pelatih Persib Daniel Roekito mengaku menganggap remeh tim Pra PON NTB sehingga timnya sempat tertinggal 2-0 di babak pertama sebelum menang 3-2, Minggu (15/5/2011).

Tak mau menanggung malu, Daniel akhirnya memberikan motivasi kepada pemain yang belum dimainkan, sehingga di babak kedua Persib mampu mengejar dengan dua gol Hilton Moreira dan Cristian Gonzales.

"Terlalu anggap sepele, makanya di babak kedua saya kasih motivasi anak-anak. Malu kalau kita sampai kalah. Akhirnya pemain yang masuk di babak dua semuanya punya motivasi," kata Daniel kepada INILAH.COM, di dalam bis saat bertolak menuju Bandung, Senin (16/5/2011).

Lebih lanjut Daniel juga mengatakan, tujuan utama Persib ke Mataram sebenarnya hanya rekreasi saja. Uji coba bukan prioritas utama. Bahkan Persib juga tidak melakukan latihan khusus untuk menghadapi tim perwakilan NTB itu.

"Ya, kita juga ke sini tujuan awalnya hanya rekreasi saja, jadi kita tidak lakukan latihan khusus, saya mau pemain enjoy saja selama di sini. Asal nanti di Bandung harus serius lagi," ucap pelatih berusia 58 tahun ini. [gin]

Usai Uji Coba Lawan NTB, Persib Libur Satu Hari


INILAH.COM, Bandung - Setelah menjalani laga uji coba dan refreshing di Mataram NTB, Eka Ramdani dan kawan-kawan mendapatkan jatah libur satu hari. Persib akan kembali berlatih Rabu (18/5/2011) yang difokuskan melawan Persiba Balikpapan, Sabtu (28/5/2011) mendatang.

Dengan menggunakan bus dari bandara internasional Soekarno-Hatta Tangerang, Banten, Senin (16/5) siang, rombongan Persib tiba di Mes Persib sekitar pukul 16.30 WIB. Tidak semua pemain kembali ke mes. Beberapa pemain memang langsung pulang ke kediamannya masing-masing dalam perjalanan.

Karena Daniel memberikan waktu libur latihan sehari, beberapa pemain memilih pulang kampung bertemu keluarga, seperti Maman Abdurahman, Markus Haris Maulana, Isnan Ali, Miljan Radovic, Rachmat Afandi, Matsunaga Shohei dan Nova Arianto.

Mereka berpisah dengan rombongan bus di Bandara Soekarno Hatta Tangerang, Banten. Sementara itu, Yudi Khoerudin berpisah dengan rombongan di Karawang dan Munadi di Bekasi dan yang tertinggal hanya, Cristian Gonzalez, Gilang Angga Kusuma, Hariono, Siswanto, Hilton Moreira dan Dias Angga Putra, terlihat keluar bus Persib bersama Wakil Manajer H Dedy Firmansyah dan Pelatih Daniel Roekito.

"Ya, kita akan berlatih lagi pada Rabu (18/5/2011) sore nanti. Tapi untuk lapangannya, kita masih menunggu kepastian. Yang pasti agenda program latihan nanti sudah fokus pada persiapan menghadapi Persiba Balikpapan (28/5/2011)," ujar Pelatih Persib, Daniel Roekito sesampainya di Bandung. [gin]

Hasil di Mataram tak Tunjukkan Kekuatan Persib


INILAH.COM, Bandung - Bobotoh menilai hasil pertandingan uji coba antara Persib melawan tim Pra PON Nusa Tenggara Barat (NTB) tidak menunjukkan kekuatan Persib saat ini.

Ketua Umum Bobotoh Sejati Pusat Nevi Efendi menuturkan, laga tersebut hanya sebatas permainan saja. Menurutnya kemenangan 3-2 Persib atas tim pra PON NTB itu tidak menunjukkan kekuatan Persib yang sebenarnya.

“Laga kemarin tidak akan berpengaruh apa-apa untuk Persib,” ujar Nevi saat dihubungi INILAH.COM, Senin (16/5/2011).

Meski begitu, Nevi juga berharap agar pemain Persib tidak menganggap remeh laga tersebut dengan bermain tak serius. Sebab, kata Nevi, di manapun skuad Maung Bandung bermain, mereka membawa nama besar Persib sebagai salah satu klub papan atas di Indonesia.

Dalam laga tersebut persib sempat tertinggal 0-2 dari para pemain muda NTB tersebut. Dua gol dicetak melalui kaki salah satu pemain mereka, Ahmad Yani. Persib pun akhirnya berhasil unggul 3-2 melalui 2 gol yang dicetak Hilton Morreira dan Cristian Gonzales. [gin]

Menang 3-2, Hasil Uji Coba Persib Dinilai Baik


INILAH.COM, Bandung - Meski sempat tertinggal 0-2 di babak pertama, hasil yang dipetik Persib di laga uji coba melawan tim Pra PON NTB dinilai cukup baik karena mampu membalikkan keadaan dengan menang 3-2.

Menurut mantan pemain Persib Dede Iskandar, hasil kemenangan 3-2 itu menandakan skuad Persib berhasil membaca permainan lawan.

“Bagus bisa menang karena lawan mereka itu terdiri dari para pemain muda. Karena kalau pemain muda, bola bagaimana pun pasti bisa masuk (menembus penjagaan),” tutur Dede saat dihubungi INILAH.COM, Senin (16/5/2011).

Dede menyebutkan, yang terpenting dari laga tersebut adalah Persib tidak kalah dari lawan mereka. Dia juga menilai dengan bisa mengejar ketinggalan mereka, Persib telah menunjukkan kelas sebagai sebuah tim profesional.

“Kecuali kalau kalah atau sudah berhasil unggul lebih dahulu lalu kalah, itu nggak benar namanya,” tutur Dede berkelakar.

Menanggapi keunggulan lawan pada babak pertama, Dede menilai motivasi para pemain muda NTB tersebut tentunya akan berbeda. Hal itulah yang akan merepotkan tim Persib, apalagi pemain harus berhati-hati menghindari cedera.

“Saya juga dulu begitu, waktu ikut dalam sebuah turnamen di Bali, pelatih menginstruksikan untuk jangan terlalu ngotot menghadapi lawan yang lebih muda karena risikonya adalah cedera,” papar Dede.

Selain itu kemenangan ini menunjukkan para pemain Persib malu jika kalah dari lawan mereka dan memiliki keinginan untuk mempertahankan reputasi mereka sebagai salah satu klub papan atas LSI. [gin]

Wajar Persib Tertinggal dari Tim Pra PON NTB


INILAH.COM, Bandung - Mantan pemain Persib Dede Iskandar menilai wajar Maung Bandung sempat tertinggal 2-0 dari tim PON Nusa Tenggara Barat (NTB) pada laga uji coba di Mataram, Minggu (15/5/2011).

Terlebih lagi, kata Dede, di babak pertama Persib menurunkan pemain lapis kedua. Dede menilai, saat melakukan laga uji coba tersebut, Persib tak bermain serius dan ngotot.

“Mungkin juga pelatih sengaja ingin menjajaki lawan untuk menambah pengalaman para pemain muda Persib,” tutur Dede saaat dihubungi INILAH.COM, Senin (16/5/2011).

Selain itu, kata Dede, bisa saja selain refreshing, kesempatan tersebut digunakan oleh Daniel Roekito untuk menguji coba para pemain lapis keduanya. Meski begitu, Dede memperkirakan, pemain Persib yang kurang persiapan karena terlalu berleha-leha.

“Pemain tidak serius tetapi karena lawan menggigit, akhirnya mereka bangkit untuk mengejar ketinggalannya,” papar Dede.

Dede juga menyebutkan, pemain muda seperti para pemain PON tidak bisa dianggap remeh karena bola seperti apapun dapat dimainkan dengan baik oleh mereka. Dia menuturkan para pemain Persib juga tentunya tidak mau mengambil risiko cedera dalam laga tersebut.
Sempat tertinggal 2-0 di babak pertama, Persib akhirnya unggul 3-2 atas tim Pra PON NTB di Stadion Stadion GOR 17 Desember Cakranegara, Minggu (15/5/2011) sore.

Tiga gol Persib masing-masing dicetak Hilton Moreira menit 46 dan 77, serta Cristian Gonzales menit 67. Sementara dua gol tim Pra PON dicetak Ahmad Yani menit 24 dan 37. [gin]

Nandang: Bobotoh Persib Tersebar di Indonesia


INILAH.COM, Bandung - Ternyata sejak dulu Persib memiliki banyak bobotoh dari luar Kota Bandung dan Jawa Barat. Sesuai pengalamannya, mantan pemain Persib Nandang Kurnaedi mengungkapkan, para pendukung Maung Bandung tersebar hampir di seluruh Indonesia.

"Dulu juga waktu saya bermain di luar seperti Aceh, Medan, Kalimantan, Sulawesi, selalu ada bobotoh setempat yang datang menyaksikan," tutur Nandang saat dihubungiINILAH.COM, Senin (16/5/2011).

Nandang memperkirakan para pendukung Persib di daerah lain tersebut memiliki latar belakang sebagai orang Jawa Barat. Walhasil, saat Persib bertandang ke daerahnya, mereka akan menyambut antusias.

"Mungkin mereka terdiri dari orang Jawa Barat yang berdomisili di daerah lain," imbuhnya.

Selain itu dia juga menyebutkan, di antara bobotoh tersebut adalah pendatang asal Jawa Barat yang kebetulan tengah berada diluar pulau. "Di tiap pulau dan provinsi pasti ada pendukung Persib," katanya.

Oleh karena itu, kata Nandang, sambutan yang diterima Persib saat menggelar laga di Mataram, Sumbawa, Nusa Tenggara Barat kemarin merupakan hal yang lumrah. [gin]
Adsense Indonesia

Your comment about site